Home
 
Forum Guitar Drum Bass Keyboard Vocal Recording Band Gear Ads Yellow_Pages
    
Front
BERITA
Wawancara
Artikel / Tulisan
Review Album
Review Instrumen
Resensi Buku
Ulasan Film
Liputan Event
Merchandise
Polling


Line 6 POD 2.0 (Amp Simulator)
   
  Reviews Archive
Submit Review Anda
 
BASUDARA
   
  Member & Gears Archive  

Musisi.com



Allodya Studio

Official Twitter of Musisi.Com


Apa brand gitar favorit kamu?
Ibanez
2837
Gibson/Epiphone
2311
Fender/Squier
1840
Cort
1471
Schecter
675
ESP/Edwards/LTD
463
Jackson
443
Paul Reed Smith
383
Ernie Ball/Musicman
280
Washburn
215
Parker
215
Marlique
173
BC Rich
109
Godin
45
Carvin
40
Framus
38
 
Votes : 13010
Vote
 
Home / Index / Member & Gears

Download APP ANDROID Gitaris.com di PLAY STORE. Gunakan password lamamu, Jika lupa password, reset di: http://gitaris.com/forum/lostpw

Gitaris.com merupakan komunitas gitar pertama yang tampil di PLAY STORE. 

Forum Gitaris.com is back, gunakan password lama kamu di: www.Gitaris.com/forum & join Facebook Group Resmi  kami: www.FB.com/groups/gitariscom
               
Aneka Bunga



Steve Morse
Nama Lengkap Steven J. Morse
Nama Steve Morse
Tempat lahir Hamilton, Ohio, USA
Tanggal Lahir 28 Juli 1954
Group Band Sekarang Deep Purple, Steve Morse Band
Group Band Terdahulu Kansas, The Plague, Dixie Grit, The Dregs,
Style Blues & Hard Rock
Gear

Ernie Ball Steve Morse model, custom (body telecaster, neck strat),

Gear Lainnya

Amply : Digitech 2101 , ADATs, Peavey combo amp, Crate combo amp, A Carvin Vintage head, Peavey Tube head, A Trace Elliot, Marshall, Ampeg V4. Neuman TLM 170, AKG 414, Shure (57 and beta 57), Shure condensor 81, Audio Technica,speaker JBL 120's, cabinet open back Carvin
PickUp : (Lima buah pada satu gitar) DiMarzio (neck to bridge): DP-205 Morse Signature, 20.5K, DP-108 Vintage, Single Coil, 6.0K, Proprietary Custom Wound, 5.5K, DP-200 Morse Signature, 9.6K

Pengaruh Musikal Deep Purple, Joe Perry, Jimi Hendrix, Jeff Beck, Eric Clapton(Cream), George Harrison, Eric Johnson, Keith Richards



Band pertama Steve adalah The Plague(bersama kakaknya Dave), setelah remaja ia sekolah di Richmond Academy di Augusta, di sana lah Steve bertemu dengan Andy West(yang akhirnya menjadi bassist Dixie Dregs), pada akhir 60 an Dixie Grit terbentuk, dengan formasi yang di isi oleh orang-orang yang sangat berbakat yaitu Steve Morse pada gitar, Andy West pada bass, Johnny Carr pada keyboard, Frank Brittingham pada vokal/gitar and kakak steve mengisi posisi drummer. Pada awalnya Dixie Dregs sering memainkan lagu-lagu Led Zeppelin dan Cream.

Setelah Dixie Grit bubar, ada dua orang anggotanya yang masih ingin melanjutkan bermain musik, yaitu Steve Morse dan Andy West, saat itu hanya mereka yang tersisa(Dregs) dari band. Aleh karena itulah mereka menamakan diri mereka Dixie Dregs. Mereka terbentuk sekitar tahun 1971-1972

Setelah SMA(High School), steve morse (yang seringkali dihukum karena ia tidak ma memotong rambutnya) melanjutkan studinya ke University of Miami's School of Music, yang memiliki reputasi bagus dalam mencetak musisi amerika saat itu. Beberapa saat kemudian Andy West juga menyusulnya ke sekolah yang sama.

Di universitas tersebut, Steve memiliki proyek studi yang merupakan sebuah band bernama Rock Ensemble II, mereka seringkali tampil di kampus dan menjadi perhatian orang-orang saat itu. Steve sendiri mengikuti program jazz tradisional, dengan instrumen utamanya adalah gitar klasik. Pada masa kuliahnya ini Steve menjadi panutan dan sangat dikenal di kalangan mahasiswa sebagai seseorang yang pendiam, dengan rambut panjang yang pirang, selalu bermain dengan telecasternya yang ber neck Stratocaster, dan selalu memindahkan pick upnya saat memainkan lead gitar.

Setelah semua anggotanya selesai kuliah, Rock Ensemble II mengganti namanya menjadi Dixie Dregs. Gitar “hybrid” yang digunakan Steve pada masa kuliahnya tersebut adalah hasil rakitan tangan Steve sendiri. Ia merakit gitarnya yang terdiri dari body fender telecaster(ia membuat sendiri pick guardnya), neck Stratocaster, bridge tune-o-matic Gibson, tailpiece dari gitar senar 12, fret Gibson(jumbo) pada necknya, dan lima buah pick up! (Gibson humbucker, fender strat, telecaster, dimarzio custom made, dan pickup buatan 360 system) dan tiga switch. Steve sendiri pernah menamakan gitarnya sebagai frankestein telecaster.

Dixie dregs saat itu memiliki karakter ke arah fusion, blue grass, jazz, groovy funk, rock n roll. Selain membuat karyanya sendiri mereka juga memainkan lagu-lagu dari Mahavishnu Orchestra dan Allman Brothers band.

Setelah membuat beberapa album(1977- Free Fall, 1980 - What If), pada tahun 1981 karena alasan komersial Dixie dregs mengubah namanya menjadi “The Dregs”. Pada tahun tersebut lagu mereka Unsung Heroes menjadi nominasi Grammy Awards untuk kategori Best Instrumental Performance.

Pada tahun 1983 The Dregs berpisah dan masing2 personil mengerjakan berbagai proyeknya sendiri. Setelah itu Steve Morse lebih banyak menggunakan pen dari pada gitarnya, pada masa tersebut ia menulis sampai lebih dari 100 artikel dalam berbagai majalah mengenai gitar dan musik juga filosofinya.

Setelah cukup lama menulis, pada tahun 1984 Steve membentuk bandnya “Steve Morse Band” yang memiliki 3 orang personil(Steve M-Gitar, Jerry Peek-Bass, dan Doug Morgan-Drum), mereka mengeluarkan album pertamanya yang berjudul “The Introduction”. Pada masa-masa tersebut Steve juga bekerja sama dengan Albert Lee

Pada tahun yang sama Steve di rekrut menjadi gitaris di band Kansas, namun ia juga masih terus bekerja bersama Steve Morse Bandnya.Saat bekerja bersama Kansas, Steve Morse sempat berpindah jalur dari musik menjadi Pilot pesawat terbang komersil(saat itulah akhirnya ia memotong rambutnya menjadi pendek). Hal ini banyak di sebabkan karena kejenuhannya terhadap industri musik saat itu yang sangat menekan dan membatasi karya musisi itu sendiri. Namun saat itu ia tidak keluar dari Kansas, ia juga mengerjakann album Kansas yang berjudul “In the Spirit of Things” saat ia bekerja menjadi pilot.

Setelah berhenti menjadi pilot, ia kembali ke dunia musik dan ia memutuskan untuk keluar dari Kansas. Hal yang cukup berpengaruh pada kembalinya ia ke dunia musik adalah undangan untuk bergabung dengan Linyrd Skinyrd pada konser mereka di akhir 80’an. Saat itu ia menyadari bahwa bermain musik tidak seburuk yang dipikirkan sebelumnya.

Pada akhir 80’an, Steve Morse berkonsentrasi pada proyek-proyek solonya. Pada masa itu(masa di mana para monster gitar muncul : steve vai, Joe Satch, dan eric Johnson) . Saat itu Steve memenangkan Guitar Player Magazine’s Readers Poll untuk kategori Best Overall Guitarist untuk 5 tahun berturut-turut!

Pada tahun 1993 Deep Purple kehilangan gitarisnya Richie Blackmore dan setelah setahun mereka mengadakan tour bersama Joe Satriani sebagai gitaris, akhirnya pada tahun 1994 mereka merekrut Steve Morse sebagai gitaris tetap mereka berikutnya.

Setelah mengikuti beberapa rangkaian tour akhirnya pada tahun 1998 Steve Morse bersama Deep Purple mengeluarkan album “Purpendicular”, setelah itu mereka menjalankan rangkaian tour besar yaitu “Total Abandon Tour” pada tahun 1999.

Pada tahun 2000 Steve Morse mengeluarkan solo Albumnya yang berjudul Major Impact, yang berisi tribute untuk para pemain gitar dan band yang mempengaruhinya seperti John McLaughlin(Mahavishnu Orchestra), Alex Lifeson, Jimi Hendrix, Jeff Beck, Eric Clapton(Cream), George Harrson, Eric Johnson, Keith Richards, dll. Tahun 2002 Steve Morse Band mengeluarkan album yang berjudul “Split Decision”. Pada tahun 2004 Steve Morse mengeluarkan “Major Impacts 2”, yang juga berisikan tribute untuk band dan para gitaris yang mempengaruhinya seperti Joe Perry, Lynird Synyrd, The Yardbirds, Bach, Genesis, Cajun, ZZ Top, Deep Purlpe, Ted Nugent , dll.

Forum Steve Morse: http://musisi.com/forum/showthread.php?7469-Steve-Morse


Kontributor : Abraham Jonathan (naturalsatin@yahoo.com)


Pesan Bunga via website/telepon, kami kirim! INSTANT! Bunga Papan, Bunga Rangkaian, Baloon, dll.

Musisi.com

Login to web member here!
User name
Password
 
New member? register here
I forgot my password
Login to forum member here!
User name
Password
 
New member? register here
I forgot my password
 

Wes Borland
Submit World Players Anda

Tjahjo Wisanggeni
Submit Local Players Anda

Pasang iklan anda di sini?

Delta Musik



Bagaimana main gitar yang baik more
         
Interview dengan Dewa Bujana more
         
LINE 6 UBER METAL more
         
ARTIKEL GITARIS.COM REGIONAL SEMARANG more
         
KLINIK GRATIS OLEH BERNARD B2N more
         
KOLABORASI CARLOS SANTANA & GLORIA ESTEFAN more
         
Interview Della Abdullah (kolektor Ibanez JEM) more
         
TEGUH COCONUT TREEZ more
         
Pay Siburian more
         
Kinwie Zhang more
         
Interview Della Abdullah (kolektor Ibanez JEM)
View All Interviews